Monday, August 26, 2013

SEMINAR OSKM ITB 2013 di SABUGA - Pandu Radina WIbisono

1.       Gita Wirjawan ( Menteri Perdagangan Indonesia )
\
Sebagai mahasiswa kita diharapkan lebih bisa mengerti tentang perkembangan yang terjadi di Indonesia, utamanya adalah perkembangan ekonomi yang sering kali berubah – ubah dari zaman pemerintahan presiden Sukarno hingga presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekarang ini.

Pada masa pemerintah Sukarno, negara Indonesia kental dengan kehidupan Kontra Revolusi. Selanjutnya pada masa pemerintahan Suharto Indonesia lebih condong kearah Kontra Komunis. Lalu sejak masa pemerintahan presideng Habibie hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sekarang kehidupan Kontra Korupsi sangatlah merajalela, buktinya apa? Banyaknya tokoh – tokoh petinggi Indonesia yang terjerat kasus korupsi.

Lalu bagaimana kita menanggapi hal ini?

Sebagai mahasiswa tujuan kita adalah sukses. Cara untuk sukses salah satunya adalah dengan mengedepankan PLURALISME. Apa itu pluralisme?

Ada banyak pengertian mengenai pluralisme, namun disini lebih menuju kepada suatu rasa saling menggormati dan menghargai. Untuk apa kita saling menghargai?

Tidak lain agar kita tidak kehilangan jati diri, karena apabila kita kehilangan jatidiri maka kita juga akan kehilangan kearifan lokal yang ada dalam diri dan bangsa ini. Untuk melestarikan semua kearifan lokal itu kita harus dapat menggarudakan diri kita sendiri.

Dalam presentasi Bapak Gita terdapat beberapa point penting, yaitu :

  • Indonesia harus bisa menstimulasi apa yang telah dilakukan oleh negara lain , contohnya di Hyundai dan Sumpung, Korea Selatan yang sekarang menjadi negara maju pada awalnya kakek – kakek mereka merupakan petani biasa. Namun dengans emangat yang tinggi serta keingintahuan yang besar membuat mereka menjadi negara yang sangat maju.
  • Jika Indonesia mau lepas dari jarum perekonomian yang rendah, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan Teknologi Pluralisme Budaya.
  •  Pertumbuhan ekonomi diluar pulau jawa pada tahun 2009 sebesar 18 % dari perekonomian Indonesia lalu pada tahun 2010 menjadi 41% dan pada tahun 2012 lalu meningkat kembali menajdi 46%. Diharapkan perekonomian diluar Jawa akan terus meningkat sehingga Indonesia dapat mencapai pemerataan ekonomi.
  •  Semakin tingginya realisasi perekonomian diluar [pulau Jawa maka semakin bisa kita menyatukan bangsa Indonesia.
  •  Adanya kelonggaran padanya kelonggaran kuantitatif menyebabkan penyiraman intuisitas.
  • Thailand mau ke Indonesia, belajar bahasa Indonesia, karena untuk menjual tekstilnya.
  •  Tahun 2003 terjadi pelonggaran perdagangan di ASEAN sehingga negara – negara dipermudah untuk menanamkan modal dan sahamnya di Indonesia.
  •  Ada sekitar 250 juta manusia di Indonesia.
  •  Kontraksi : resiko apabbila kita (Bangsa Indonesia) menjadi bangsa yang konsumtif di negara ASEAN ini.

No comments:

Post a Comment