Saturday, August 24, 2013

Resume Seminar OSKM ITB 2013(Karyadi-16013155-FMIPA)


Seminar OSKM ITB 2013 berlangsung  di Gedung Sasana Budaya Ganesha(SABUGA). Acara tersebut mendatang empat narasumber, yakni Bapak Gita Wirjawan selaku Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Wanadri (organisasi yang bergerak di bidang ekspedisi alam), Ibu Tri Mumpuni, dan yang terakhir Saudara Saska (pendiri Riset Indie). Selain itu, acara tersebut di moderatori oleh Maria Selena, Putri Indonesia 2011. Serta di hadiri oleh wakil rektor bidang akademik Bapak Kadarsah dan juga Presiden KM ITB Mbak Nyoman Anjani. Mari kita simak apa sajakah yang disampaikan oleh narasumber kita.

Bapak Gita Wirjawan- Menteri Perdagangan Republik Indonesia
Saat ini ekonomi Indonesia memerlukan pemuda yang memiliki kearifan lokal. Yakni pemuda yang tidak meninggalkan adat istiadatnya. Namun pemuda yang mau membangun budayanya serta mau mempromosikan kebudayaan Indonesia di mata dunia. Suatu bangsa akan disebut kehilangan jati dirinya apabila bangsa tersebut kehilangan kebudayaan dan adat istiadatnya.
Selain itu, Indonesia juga memerlukan pemuda yang aktif dalam meng’garuda’kan Indonesia di mata dunia, agar dunia tahu ini lho Indonesia. Untuk itu kita sebagai seorang pemuda membutuhkan kemahiran teknologi, kesinambungan demokrasi, kekayaan budaya, serta kemajuan ekonomi. Kita mungkin tertinggal dalam hal kemahiran teknologi, namun kita masih memiliki tiga modal lainnya.
Indonesia butuh pemimpin yang mau menjawab tantangan jaman  akan permintaan rakyat. Permintaan rakyat itu banyak sekali, mereka mau penurunan harga cabai, mau penurunan harga daging sapi dan sebagainya. Mari kita menjadi ‘garuda-garuda’ yang kreatif, terampil,melek teknologi, dan menjunjung nilai-nilai kearifan lokal. Sehingga bangsa Indonesia dan seluruh rakyatnya mampu mencapai derajat kesejahteraan.

Wanadri- organisasi yang bergerak di bidang ekspedisi alam
Narasumber yang kedua kita ialah Wanadri. Wanadri merupakan organisaasi  yang bergerak di bidang pecinta alam yang didirikan di kota Bandung. Mereka telah banyak menyusuri  daratan Indonesia, dan dunia. Dari pemaparannya, Indonesia yang memiliki sekitar 17000 pulau, memiliki begitu banyak keunikan, baik dari sisi geografis maupun kebudayaan yang berkembang di dalamnya.
Untuk membutikan kecintaannya terhadap tanah air, Wanadri pernah mengunjungi 92 pulau terluar Indonesia. Acara tersebut memerlukan waktu lima tahun, 2 tahun untuk persiapan dan 3 tahun untuk ke lapangan. Mereka juga memberikan identitas Indonesia di setiap pulau yang mereka kunjungi. Sehingga apabila negara lain mengklaim pulau tersebut, mereka telah mengantisipasinya. Untuk itu, masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang akan terus mereka jamah.

Ibu Tri Mumpuni-Peraih Ashden Awards 2012
Narasumbur kita yang yang ketiga adalah Ibu Tri Mumpuni. Beliau merupakan seorang wanita yang memperjuangkan 60 daerah yang pada awalnya tidak tersentuh listrik, hingga akhirnya mampu membuatnya mendapatkan listrik secara mandiri. Dan atas perjuangan beliau di bidang sosial, beliau telah mendapatkan beberapa penghargaan tingkat dunia.
Beliau turut mengingatkan kami, bahwa di luar sana banyak anak-anak kecil yang tidak sekolah. Masih banyak masyarakat menderita meski berada di dekat dengan Sumber Daya Alam(SDA) yang melimpah. Ini menjadi tugas kita untuk menjadi pemimpin yang berkearifan lokal yang mampu memajukan Sumber Daya Alam(SDA) beserta Sumber Daya Manusia(SDM) yang ada di sekitarnya. Sehingga kita mampu untuk ‘membaca’ Indonesia.

Saudara Saska- Pendiri Riset Indie
Dan narasumber yang keempat sekaligus terakhir adalah saudara Saska. Beliau merupakan alumni ITB yang mendirikan oraganisasi sosial yang bernama Riset Indie. Didalamnya beliau memaparkan tiga projectnya seperti foto Polaroid, animatronic, serta angkot day. Beliau juga menyarankan kita semua untuk mengikuti kegiatan organisasi. Sebab setiap orang pasti membutuhkan wahana untuk menyalurkan diri, salah satunya organisasi.
Beliau juga mengingatkan kepada kita, bahwa tidak ada yang instan di dunia ini, semua membutuhkan usaha. Untuk mencapai sukses, kita akan menghadapi banyak masalah dan janganlah kita menghindar ataupun kabur dari permasalahan tersebut. Dan mari kita hasilkan hal-hal yang bermanfaat dari tangan kita. Mari kita menjadi orang-orang yang dewasa dan bijaksana. Ayo raih suksesmu, sebab sukses mu adalah buatanmu, sebagaimana kesuksesan yang kamu inginkan.


No comments:

Post a Comment