Sunday, August 25, 2013

Babakan SILIWANGI (the covered place)

Berdasarkan hasil analisis kami di Babakan Siliwangi, kami menemukan beberapa permasalahan yang pelu diselesaikan, sehingga masyarakat sekitar maupun pengunjung di Babakan Siliwangi dapat beraktivitas dengan nyaman. Permasalahan itu antara lain adalah sampah dan kriminalitas.

Masalah pertama yaitu sampah. Babakan Siliwangi merupakan daerah seni di Bandung. Maka dari itu banyak orang yang datang ke daerah tersebut untuk belajar seni, fotografi, maupun sekedar jalan-jalan. Namun, para pengunjung belum punya kesadaran untuk menjaga lingkungan sekitar. Contohnya, banyak  pengunjung yang tidak membersihkan kembali sampah-sampah setelah melakukan aktivitas di sekitar Babakan Siliwangi. Ada juga yang tidak membersihkan kembali toilet setelah menggunakannya, untuk itu sekarang ada beban biaya yang dikenakan di toilet umum.Masalah sampah ini sangat menganggu aktivitas seniman di Babakan Siliwangi, karena seniman juga butuh tempat yang nyaman untuk berkarya.

Masalah yang kedua yaitu kriminalitas. Dulu ada akses jalan dari ITB ke Babakan Siliwangi, namun pemerintah menutup jalan tersebut dengan alasan banyaknya kasus kriminalitas di daerah tersebut. Padahal menurut penduduk sekitar, kasus kriminalitas malah semakin tinggi karena ditutupnya jalan tersebut. Sudah dua kali kasus ditemukan mayat di hutan di daerah Babakan Siliwangi, kasus perampokan, bahkan kasus asusila.

Penduduk sekitar Babakan Siliwangi meminta kepada pemerintah untuk menjadikan daerah tersebut sebagai daerah pusat seni dan hutan kota. Meraka menginginkan Babakan Siliwangi sebagai pusat seni seperti di Bali dengan konsep bebrbasis lingkungan. Sedangkan sebagai hutan kota, babakan Siliwangi telah disetujui oleh PBB.  Selain itu  penduduk sekitar meminta kepada pemerintah untuk membebaskan lahan tersebut dari bebagai permasalahan sengketa lahan. Banyak sengketa lahan yang terjadi di daerah Babakan Siliwangi. dulu sempat ada wacana Babakan Siliwangi akan didirikan hotel, reestoran, dan sebagainya, tetapi Babakan Siliwangi tetap ada sampai sekarang.

No comments:

Post a Comment